Menurut WHO ada 10 penyakit paling mematikan didunia yang mengakibatkan 30.47 juta kematian ditahun 2019. Memangnya apa pentingnya mengetahui penyebab kematian terbesar oleh 10 penyakit ini, toh kita sehat-sehat aja kok.

Informasi ini penting supaya kita tahu apa yang harus dihindari. Apalagi semua penyakit paling mematikan ini timbul dari kebiasaan kita sehari-hari.

Mungkin hari ini kita masih sehat, tapi tidak ada jaminan kita tetap sehat bila mengabaikan faktor penyebab kemunculan 10 penyakit paling mematikan ini.

1Penyakit Jantung Koroner

penyakit paling mematikan

Penyakit paling mematikan nomor satu saat ini adalah arteri koroner atau jantung iskemik. Pembuluh darah mengalami kerusakan akibat penyempitan, sehingga penderitanya beresiko terkena penyakit jantung.

Penjakit Jantung Koroner (PJK) tidak hanya terjadi kepada orang tua, namun sering juga ditemukan pada kelompok usia yang lebih muda.

Penyebab PJK

  • Kebiasaan merokok
  • Kurang aktivitas fisik
  • Pola makan kurang sehat
  • Stres tinggi
  • Konsumsi alkohol secara berlebihan
Baca artikel lainnya tentang Kesehatan keluarga

2Penyakit Alzheimer dan demensia

alzheimer

Demensia dan penyakit Alzheimer adalah penyakit kehilangan ingatan. Penyakit ini sangat lambat namun secara progresif merusak mental dan memori. Akibatnya pemikiran, penalaran, kebiasaan pasien terganggu dan akhirnya hancur.

Sekitar 60%-80% kasus demensia cenderung disebabkan oleh Alzheimer. Hal ini dimulai dengan dari masalah memori ringan seperti kesulitan mengingat informasi atau tidak mampu mengingat sesuatu. Kondisi semakin buruk ketika pasien tidak ingat kejadian dengan rentang waktu yang besar. Penurunan fungsi otak ini dapat berakibat kematian.

Penyebab Alzheimer

  • Lebih tua dari 65 tahun
  • Gangguan kognitif ringan
  • Sindrom Down
  • Gaya hidup yang tidak sehat
  • Trauma dikepala sebelumnya

Sayangnya hingga saat ini tidak ada cara yang terbukti untuk mencegah penyakit Alzheimer. Riset tentang strategi pencegahan sedang berlangsung. Bukti terkuat sejauh ini menunjukkan bahwa risiko penyakit Alzheimer dapat diturunkan dengan mengurangi risiko penyakit jantung.

Upaya yang bisa membantu mengurangi risikonya adalah dengan diet sehat yang kaya buah dan sayuran. Makanan juga harus rendah lemak jenuh dari daging dan susu, dan tinggi sumber lemak baik seperti kacang-kacangan, minyak zaitun dan ikan tanpa lemak.

3Penyakit Stroke

Penyakit paling mematikan strokes

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati. Kondisi ini menyebabkan bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik.

Stroke adalah kondisi gawat darurat yang perlu ditangani secepatnya, karena sel otak dapat mati hanya dalam hitungan menit. Tindakan penanganan yang cepat dan tepat dapat meminimalkan tingkat kerusakan otak dan mencegah kemungkinan munculnya komplikasi.

Penyebab Stroke

  • Hipertensi.
  • Diabetes.
  • Kolesterol tinggi.
  • Obesitas.
  • Penyakit jantung, seperti gagal jantung, penyakit jantung bawaan, infeksi jantung, atau aritmia.
  • Sleep apnea.
  • Pernah mengalami TIA atau serangan jantung sebelumnya.

Pencegahan Stroke

  • Mengontrol tekanan darah tinggi
  • Berolahraga secara teratur
  • Makan makanan sehat rendah sodium
  • Hindari merokok
  • Minum alkohol secukupnya

4Penyakit Kanker pernapasan

Sebuah studi tahun 2015 melaporkan bahwa kanker pernafasan menewaskan empat juta kematian pertahun di negara berkembang. Penyakit ini termasuk kanker bronkus, trakea, paru-paru dan laring.

Penyebab kanker paru-paru

  • Asap rokok
  • Partikel beracun
  • Jamur dirumah dan lingkungan

Pencegahan kanker paru-paru

  • Menghindari asap rokok
  • Menjaga kebersihan lingkungan
  • Gunakan pembersih udara
  • Kenakan masker saat berada dilingkungan dengan kualitas udara yang buruk.

5Kematian saat proses melahirkan

Berdasarkan data WHO, terdapat 303 ribu perempuan di seluruh dunia meninggal menjelang ataupun selama proses persalinan berlangsung. Di Indonesia sendiri terdapat 126 kasus kematian ibu tiap 100 ribu persalinan sepanjang 2011 sampai 2015.

Penyebab kematian saat melahirkan

  • Infeksi
  • Pendarahan berat
  • Preeklampsia (tekanan darah tinggi saat hamil)
  • Emboli paru
  • Kardiomiopati postpartum (penyakit otot jantung)

6Penyakit infeksi saluran pernapasan

Infeksi saluran pernapasan

Penyakit paling memeatikan berikutnya adalah Infeksi saluran pernafasan. Flu, bronkitis, TBC dan pneumonia adalah penyebab infeksi paru-paru. Jika tidak diobati infeksi saluran pernapasan bawah dapat menyebabkan kematian.

Hindari menyebarkan bakteri jahat dengan sering mencuci tangan, terutama sebelum makan dan menyentuh wajah.

7Penyakit kanker usus dan rektum

Kanker rektum adalah salah satu kanker ganas pada manusia yang sering terjadi dan jenis kanker paling umum kedua pada kanker usus besar.

Penyebab kanker usus dan rektum

  • Memiliki riwayat keluarga kanker usus besar atau rektum pada kerabat tingkat pertama (orang tua, saudara kandung, atau anak)
  • Memiliki riwayat kanker usus besar, rektum, atau indung telur
  • Memiliki riwayat polip kolorektal yang berukuran 1 sentimeter atau lebih besar
  • Memiliki riwayat kolitis ulserativa kronis atau penyakit Crohn
  • Minum tiga atau lebih minuman beralkohol per hari
  • Merokok
  • Ras, kanker rektum lebih banyak dijumpai pada orang berkulit hitam
  • Obesitas

Pencegahan kanker usus dan rektum

  • Diet tinggi serat (biji-bijian, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan).
  • Mengkonsumsi makanan rendah lemak.

8Penyakit diabetes Melitus

diabetes

Diabetes adalah kegagalan tubuh memproses makanan dan gula memasuki aliran darah. Akibatnya terjadi penumpukan racun dalam darah. Jika tidak dikontrol dengan baik, pasien dapat meninggal karena komplikasi diabetes.

Penyebab diabetes

  • Sering haus
  • Sering buang air kecil
  • Lapar terus-menerus
  • Terjadi penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan;
  • Kelelahan
  • Penglihatan mengabur
  • Penyembuhan luka yang lambat
  • Lebih sering terserang infeksi, baik di kulit, alat kelamin, dan di salurang kencing.

Pencegahan diabetes

  • Mengurangi asupan gula
  • Menjadikan air putih sebagai minuman utama
  • Olahraga teratur
  • Menghindari atau mengurangi karbohidrat sederhana
  • Menjaga berat bada
  • Kurangi konsumsi makanan instan
  • Minum secangkir teh dan kopi

9Penyakit jantung dan hipertensi

Hipertensi dan penyakit jantung

Kondisi ini dapat mengakibatkan berbagai komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa sekaligus meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, bahkan kematian.

Penyebab penyakit jantung dan hipertensi

  • Berusia di atas 65 tahun.
  • Konsumsi makanan tinggi garam berlebihan.
  • Kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Adanya riwayat keluarga dengan kondisi medis yang sama.
  • Kurang asupan buah dan sayuran.
  • Jarang berolahraga.
  • Mengonsumsi terlalu banyak makanan atau minuman yang mengandung kafein.
  • Mengonsumsi minuman beralkohol.

Pencegahan penyakit jantung dan hipertensi

  • Mengonsumsi makanan sehat.
  • Batasi asupan garam.
  • Mengurangi konsumsi kafein yang berlebihan.
  • Berhenti merokok.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Menjaga berat badan.
  • Mengurangi konsumsi minuman beralkohol.

10Penyakit ginjal

penyakit ginjal

Penyakit ginjal adalah istilah yang menggambarkan setiap gangguan yang terjadi pada ginjal. Penyakit ginjal akan mengganggu fungsi organ ini untuk membersihkan dan menyaring limbah atau racun dari darah.

Penyebab penyakit ginjal

  • Menderita diabetes, hipertensi, penyakit jantung, atau penyakit hati
  • Memiliki keluarga yang juga menderita penyakit ginjal
  • Mengalami infeksi saluran kemih atau infeksi ginjal yang berulang
  • Menderita obesitas
  • Memiliki pola makan yang tinggi kandungan garam atau gula
  • Memiliki kebiasaan jarang minum air putih sehinga meningkatkan risiko kekurangan cairan
  • Berusia lanjut
  • Memiliki sistem imun yang lemah atau menderita penyakit autoimun
  • Memiliki kelainan bentuk ginjal

Pencegahan penyakit ginjal

  • Memperbanyak konsumsi air putih, yaitu sekitar 2 liter per hari
  • Menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi seimbang
  • Melakukan kontrol kesehatan berkala, terlebih jika memiliki penyakit diabetes, hipertensi, atau penyakit autoimun
  • Menghentikan kebiasaan merokok
  • Membatasi konsumsi alkohol
  • Menjaga berat badan ideal, salah satunya dengan rutin berolahraga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here