Bagaimana kamu mengatur gaji selama ini? Ngalir aja atau sudah coba membuat budgetting?

Sebelum mengetahui pos pengeluaran yang penting yang harus diisi setiap bulannya, kamu harus paham dulu sistem budgetting 50:25:25.

Dengan budgetting ini, kamu membagi gaji bulananmu menjadi 3 kelompok:

  • 50% gaji untuk kebutuhan yang sifatnya harian/rutin
  • 25% gaji untuk kebutuhan yang sifatnya terjadi dimasa depan
  • 25% gaji untuk keinginan

Baca Juga: Pengeluaran Receh Yang Bikin kamu Bangkrut

Budgetting ini berfungsi sebagai batasan. Kamu masih bisa menentukan persentase sesuai kebutuhan, asal jangan melebihi batasan ini.

Pos biaya hidup

biaya hidup

Pos ini fleksibel dari sisi besarannya, tergantung kebutuhan. Yang termasuk dalam pos biaya hidup adalah belanja kebutuhan sehari-hari seperti makanan, listrik, kebutuhan paket data internet, telepon, transportasi dan iuran lainnya.

Pos tagihan

Coba hitung berapa cicilan dan tagihan yang harus kamu bayar setiap bulan? Hutang tidak boleh lebih dari 30% gajimu.

Aturan ini sifatnya wajib, tidak boleh dilanggar. Jika kamu tidak disiplin dengan pos ini, lama-lama keuanganmu jadi berantakan

Kemudian, silakan berhitung berapa cicilan dan tagihan yang harus Anda bayar setiap bulan. Idealnya, pos ini tak melebihi 30% dari gajimu.

Pos tagihan biasanya berisi cicilan rumah/apartemen/kos, cicilan kendaraan, premi asuransi, dll.

Baca Juga: Cara Adil Berbagi Tagihan Saat Makan Bersama Teman

3. Pos tabungan

Mengapa menyisihkan uang itu penting? Jawabannya, kamu juga perlu mempersiapkan keuangan masa depan. Kalau hari ini kita butuh uang maka tidak ada bedanya dengan dimasa depan kita juga butuh uang.

Hal ini berlaku bagi yang sudah berkeluarga maupun mereka yang masih single.

Bagi kamu yang sudah berkeluarga, disiplin mengisi pos tabungan akan sangat berguna. Misalnya untuk membeli asuransi pendidikan anak. Tentu kamu sudah harus mulai menabung sejak dini, bahkan ketika dia masih duduk dibangku SD.

Baca Juga: Beli Kado Teman, Efektifkah Patungan?

4. Pos dana sosial

Jangan lupa mengalokasikan pos dana sosial. Besarannya sesuaikan saja dengan kemampuan.

Pos ini untuk apa aja? Misal ada teman yang nikah, lahiran, ulang tahun, membantu kerabat yang sakit atau untuk sumbangan kegiatan sosial.

Mengalokasikan gaji dalam pos-pos anggaran merupakan langkah sederhana, namun besar manfaatnya bagi keuangan kamu. Jika tak disisihkan, keuangan kamu bisa terganggu di kemudian hari. Yuk, buat budgettin gaji dari sekarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here