Semua orang pasti ingin memiliki rumah sendiri. Sayangnya keterbatasan dana sering kali memutuskan harapan kita. Bagaimana sih cara membangun rumah dengan biaya terbatas?

Seperti yang sudah teman-teman ketahui, ada 2 cara jika ingin memiliki rumah. Bangun sendiri atau beli jadi. Nah, kalau beli rumah yang sudah jadi agak berat, karena harga rumah sudah ketahuan.. sedangkan uang kita ga cukup.

Berarti cuma ada satu cara yang tersisa. Suka atau tidak kita harus bangun rumah sendiri dengan dana seadanya.

Permasalahan berikutnya bagaimana cara membangun rumah secara bertahap sampai jadi? Jangan sampai pembangunan sudah berhenti ditengah jalan.

Membangun rumah dengan biaya terbatas

Membangun rumah minimalis

Desain rumah minimalis menjadi populer beberapa tahun terakhir. Banyak orang berlomba-lomba membangun dan merombak rumah mereka dengan mengikuti tren desain minimalis.

Gaya hidup minimalisme memang sedang menjadi sorotan, terlebih lagi dengan lonjakan harga rumah yang ga karu-karuan. Makanya banyak orang yang memilih alternatif dengan membangun rumah minimalis.

Mengapa rumah minimalis bisa menghemat biaya yang kita keluarkan? Langsung cari tau aja yuk..

1Kesederhanaan Tata Ruang

Rumah minimalis memiliki tata ruang yang sederhana, polos, dan efisien dengan volume ruang bertingkat. Bentuk sederhana, denah lantai terbuka, dinding interior minimal, area penyimpanan sederhana, dan penekanan pada keleluasaan pandangan adalah ciri khas dari denah rumah minimalis.

Dengan demikian tidak perlu banyak tembok yang secara otomatis mengurangi material.

2Arsitektur Bangunan yang Geometris

Bangunan rumah minimalis dibuat dalam bentuk geometris yang tegas. Secara fisik rumah minimalis berbentuk seperti kotak kubus atau balok saja. Atapnya tidak berbentuk segitiga, melainkan datar tanpa tambahan dekorasi dan lekukan-lekukan yang tidak perlu.

Hmm.. lagi-lagi mengurangi budget untuk material.

3Mengoptimalkan fungsi jendela

Karakteristik rumah minimalis yang dapat kita lihat dari luar adalah intensitas penggunaan kaca. Saat melihat rumah minimalis mata kita akan tertuju pada kaca jendelanya yang besar dan lebar.

Jendela besar ini dimaksudkan agar udara dan sinar matahari dapat dengan mudah masuk ke dalam rumah. Dengan begitu, tingkat kelembaban dalam rumah akan selalu terjaga. Selain itu, pencahayaan alami juga mampu memberi penekanan dan nilai estetika lebih pada furnitur yang terpapar cahaya.

Kalau siang hari tak perlu menyalakan lampu! Hemat lagi…

4Pemilihan Warna Dinding Bersih & Lembut

Dinding rumah minimalis biasanya didominasi warna putih atau abu-abu. Kedua warna ini terlihat sangat bersih dan netral. Tentu menjadi pilihan tepat untuk memperkuat desain rumah minimalis yang sederhana, modern, dan elegan.

Tanpa bahan yang bla-bla, rumah sudah terlihat elegan. Padahal cuma modal cat! Aduhaii.. hemat sekali. Keren itu ga harus mahal ya..

5Eksterior Sederhana tanpa Dekorasi

Selain menggunakan warna yang putih bersih, beberapa orang juga memilih material bertekstur untuk memberi detail lebih pada eksterior rumah minimalisnya. Tetapi perlu diingat bahwa detail ini pun tetap berbentuk sederhana seperti garis tegas tanpa dekorasi apapun.

Para suami mungkin akan setuju. Bagaimana dengan istri? Ini mah penghematan besar-besaran Wkwkwkwk

6Minim Sekat & Pembatas Ruangan

Rumah minimalis tidak akan memiliki banyak sekat atau pembatas. Hal ini karena konsep minimalis sangat mengutamakan efisiensi ruang. Sekat, pilar, pembatas hanya akan membuat ruangan semakin sempit saat tidak benar-benar dibutuhkan.

Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur akan berada di satu tanah luas yang hanya dipisahkan furnitur. Tetapi untuk ruang pribadi seperti kamar tidur dan kamar mandi tentu masih dipisahkan dalam ruangan tersendiri.

7Minim Sekat & Pembatas Ruangan

Rumah minimalis tidak akan memiliki banyak sekat atau pembatas. Hal ini karena konsep minimalis sangat mengutamakan efisiensi ruang. Sekat, pilar, pembatas hanya akan membuat ruangan semakin sempit saat tidak benar-benar dibutuhkan.

Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur akan berada di satu tanah luas yang hanya dipisahkan furnitur. Tetapi untuk ruang pribadi seperti kamar tidur dan kamar mandi tentu masih dipisahkan dalam ruangan tersendiri.

Menggunakan Furnitur Minimalis

Dengan desain rumah minimalis, furnitur yang digunakan juga perlu menunjang konsep minimalis. Biasanya di sebuah ruang keluarga hanya akan ada perabot esensial seperti sofa, rak, dan meja.

Bentuk perabotnya pun tidak akan terlalu besar dengan banyak dekorasi. Dengan begitu, furnitur-furnitur ini akan mampu menonjolkan fungsi dan tetap menggunakan space seminimal mungkin.

Ruang Bersih, Terbuka, dan Terang

Karena minimnya penggunaan furnitur dan sekat, interior hunian minimalis akan tampak lapang. Oleh karena itu, konsep minimalis sangat cocok untuk menyiasati lahan yang tidak terlalu luas namun tetap menginginkan kelegaan.

Cahaya matahari dari luar juga mendukung menjadikan ruangan tampak semakin bersih, terbuka, dan terang. Begitu nyaman dan hangat bagi aktivitas keluarga.

Memahami setiap tahapan membangun rumah

Keterbatasan dana bisa diselesaikan dengan pembangunan rumah secara bertahap. Maka kita wajib mengetahui setiap proses yang terjadi saat pembangunan. Hal ini sangat penting karena berkaitan dengan biaya.

Mulai dari pembangunan awal sampai finishing semuanya butuh biaya. Jangan sampai pembangunan terhenti karena rencana yang kurang matang.

Berikut tahap-tahap penting dalam pembangunan rumah dari awal.

8Merencanakan dan desain

Tahap ini mencakup memantapkan keinginan kita membangun rumah. Setelah memiliki gambaran mau dibuatin rumah seperti apa, selanjutnya kita konsultasikan kepada arsitek atau orang yang lebih mengerti.

Kalau bisa, jangan cuma sekali aja. Mungkin dibutuhkan beberapa kali survei ke orang yang ahli. Ungkapkan budget yang kita miliki dan rancangan seperti apa yang akan digarap. Hal itu paling tidak dapat membantu Sahabat membuat perencanaan anggaran yang matang dan sesuai budget.

Arsitek akan membantu kita membuatkan desain rumah yang akan dikerjakan oleh tukang.

9Pengerjaan awal

Pada tahap awal, kita akan menentukan posisi bangunan dan batas-batasnya. Lalu mencari titik bangunan dengan membuat pagar batas. Biasanya cukup menggunakan papan atau tali yang dikait pada paku.

Kemudian buat galian pondasi dan menghitung lebar dan dalamnya. Pondasi bangunan harus dihitung secara rinci, biasanya dalam satuan meter persegi.

10Struktur dan pondasi

Setelah dikalkulasi, dilanjutkan dengan pemasangan pondasi dari batu kali. Kemudian buat lantai kerja berupa urukan pasir dengan ketebalan tertentu.

Lalu buat struktur bangunan dengan pemasangan sloof atau balok beton bertulang mendatar yang dibuat di atas pondasi. Perhitungannya adalah panjang total sloof x lebar x tinggi = satuan m3.

Buat kolom tiang tegak lurus pada sloof dan Ring Balk yang mirip sloof, tetapi dibangun di atas kolom yang perhitungan volumenya ditentukan dari jumlah kolom dikalikan tinggi kolom.

11Pemasangan dinding

Tahap selanjutnya adalah pemasangan dinding dengan bata atau batako. Ukurannya sesuaikan dengan kebutuhan. Kemudian beri plesteran semen yang volumenya dua kali lebih banyak dari volume pemasangan bata.

Lalu acian yang luasnya sama dengan perhitungan plesteran, tapi dikurangi bidang yang tak perlu diaci untuk dinding yang akan dipasang keramik.

12Pengerjaan kusen, pintu dan jendela

Setelah dinding terpasang, jangan lupa untuk beri ruang untuk rancangan kusen, jendela dan pintu. Pemasangan ini harus dibarengi pemasangan kunci serta handle untuk pengait agar tidak ada kesalahan ketika proses pengerjaannya selesai. Pastikan semuanya bisa berfungsi alias membuka dan menutup dengan baik.

13Rangka atap

Setelahnya dilanjutkan pemasangan rangka atap. Rangkanya bisa dipilih dari baja atau kayu sesuai budget. Hitung estimasi biaya yang dikeluarkan baik kayu atau baja beserta jumlahnya. Perhatikan juga beberapa aksesoris yang diperlukan.

14Pengerjaan kelistrikan dan kelengkapan lainnya

Pada tahap ini, proses pembangunan sudah hampir selesai. Sahabat harus memasang saluran air dan kran untuk pengerjaan lanjutan seperti wastafel, toilet, kamar mandi dan lain sebagainya.

Kemudian pasang instalasi kelistrikan, tata letak lampu, colokan dan berbagai sambungan listrik di setiap ruangan sampai halaman jika memang diperlukan.

15Finishing

Pengerjaan finishing ini lebih ke pada penyempurnaan lapisan cat interior, kusen, atap, sampai cat eksterior dinding rumah dan jendela.

16Eksterior dan pembersihan

Proses pembangunan hampir selesai, kini saatnya pindah ke bagian eksterior. Misalnya pemasangan pagar, kanopi sampai garasi perlu dipertimbangkan dalam membangun rumah yang nyaman.

Ketik semuanya sudah beres jangan lupa bersihkan puing-puing, sisa cat dan bangunan baik halaman rumah dan interior rumah sampai terlihat nyaman dan layak untuk dihuni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here